(Warga sedang mengevakuasi korban reruntuhan bangunan penangkaran walet (Foto: Dwi Ayu/Okezone)
Dari ketujuh korban meninggal dunia, lanjutnya, dua korban merupakan pelatih/ seniman/ budayawan dan lima orang merupakan siswa SMP. Latihan ini dibuka secara gratis oleh pemilik sanggar yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Adapun korban meninggal dunia diantaranya Andra (13), Aris (32), Fada (13), Suherman (48), Ferdi (14), Adzikri (14) dan Suprapti. Untuk korban luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samudra menerangkan kejadian tersebut berlangsung saat siswa SMPN 1 Gegesik sedang melaksanakan latihan menabuh gamelan di sanggar tradisional milik Suherman (48). Hingga saat ini belum diketahui penyebab yang jelas dari tuntuhnya bangunan penangkaran walet tersebut. Dugaan sementara polisi runtuhnya gedung karena kondisi bangunan yang sudah tua.