Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)
Ia menerangkan, selanjutnya Jokowi sendiri yang akan menyeleksi nama-nama yang sudah diberikan para parpol anggota koalisi pengusungnya. "Semua nantinya akan bergantung kepada Jokowi," terang dia.
Belakangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga sudah menyatakan mendukung Jokowi, namun mengajukan bargaining atau tawar-menawar. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) diajukan sebagai cawapres.
Ujang menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dilakukan Cak Imin. Bahkan, ia menyatakan ini merupakan strategi untuk menaikkan elektabilitas PKB.
"Bisa saja Cak Imin melakukan deklarasi sebagai strategi untuk menaikkan bargaining dan untuk menaikkan elektabilitas PKB," paparnya.