Image

Razia Rutan Kelas 1 Tangerang, Petugas Sita Handphone dan Senjata Tajam

Anggy Muda, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 00:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 17 338 1887511 razia-rutan-kelas-1-tangerang-petugas-sita-handphone-dan-senjata-tajam-8DI2syH9tk.jpg Petugas gabungan razia Rutan Kelas 1 Tangerang. (Foto: Anggy Muda/Okezone)

TANGERANG – Petugas gabungan Rutan Kelas 1 Tangerang, TNI dan Polri menyita belasan senjata tajam yang dimodifikasi, handphone, obat-obatan dan barang-barang terlarang lainnya dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

"Tadi kita amankan obat gatal dan antibiotik, sendok, alat cukur, handphone, ikat pinggang, dan senjata tajam modifikasi dari tempat-tempat umum yang berada di area rutan dan dekat kamar sel," kata Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedy Cahyadi kepada Okezone di Desa Taban, Kecamatan Jambe Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018).

Barang-barang terlarang tersebut diamankan petugas dari dua gedung yang dihuni oleh 1.890 WBP, yang semestinya dihuni oleh 700 orang. Tiap kamar selnya menjadi sesak lantaran dihuni setidaknya antara 6 hingga 10 WBP.

"Itu (barang terlarang) kita dapatkan dari gedung Assyifa dan Hidayah yang diletakkan di samping tempat sampah, dekat tiang jemuran. Mengingat kita sudah over kapasitas, razia ini bakal kita lakukan rutin kalau perlu setiap hari," tegas Dedy.

(Petugas gabungan razia Rutan Kelas 1 Tangerang. Foto: Anggy Muda/Okezone)

Selain bakal menjadi agenda rutin, lanjut Dedy, kegiatan ini sebagai bentuk keseriusan pihaknya mencegah upaya dan kemungkinan adanya napi yang mengendalikan aksi kejahatan dari dalam dan luar rutan.

“Selain mencegah dugaan adanya napi yang mengendalikan kejahatan dari dalam, kami juga mengantisipasi gangguan keamanan di dalam rutan dengan sasaran sajam, alat elektronik dan narkoba,” kata nya.

Sedangkan waktu untuk melaksankan kegiatan rutin ini, kata Dedy, akan dilakukan secara acak guna mengantisipasi kegiatan bocor.

“Jadwal penggeledahannya kita random dan petugas kami pun disterilkan dulu dari handphone supaya tidak bocor,” tutup Margono.

Diketahui, razia yang digelar dalam rangka memperingati hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-54. Dengan sasaran narkotika, senjata tajam dan radikalisme.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini