TANGERANG - Raut wajah kegembiraan serta haru terpancar dari pria kelahiran 1988 di Karanganyar, Jawa Tengah. Hal itu setelah, ia dapat terbebas dari nama yang membuatnya harus diolok-olok selama 30 tahun.
Ya, pria tiga anak tersebut terbebas dari nama Kentut hasil dari pemberian kedua orang tuanya. Setelah mengurus di Pengadilan Negeri, Kota Tangerang, pada Senin, 16 April 2018, Kentut kini menyandang nama baru yakni, Ihsan Hadi.
"Alhamdulillah dikabulkan, saya bersyukur kepada yang sudah memberi semangat kepada saya, kedua orangtuanya juga merestui dan dikabulkan Pengadilan, ini sebagai penyemangat saya di lingkungan," katanya.
Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim, Elly Istianawati dengan putusan dapat mengganti namanya membuat ia semakin percaya diri di lingkungan.
"Kelancaran ini juga berkat motivasi anak juga. Saya semakin PD dan tidak akan diejek lagi lalu, anak saya juga gak diejek lagi karena nama ayahnya," ujarnya.
(Baca Juga: Kisah Perjuangan Guru Ngaji Bernama Kentut untuk Berganti Identitas)
Sementara itu, Sri Wahyuni (30) istri dari Ihsan Hadi yang sebelumnya bernama Kentut sempat terkejut mengetahui nama pria yang dicintainya tidak pada umumnya.
Namun, wanita dengan tiga anak ini tetap menikahi sang suami hingga terus memberikan semangat pergantian nama pada suaminya mengaku senang dengan nama baru yang disandang suaminya.
Nama pemberian dari guru ngaji Kentut pada saat ia berumur enam tahun tersebut yakni, Ihsan Hadi dipilihnya sebagai pengganti Kentut setelah dianggap memiliki arti yang bagus.
"Saya mendukung penuh niat suami dan senang sekarang ia dapat nama baru. Semoga semuanya tetap lancar dengan nama barunya dan ia bisa percaya diri," katanya.
Menurutnya, Kentut sendiri kerap mengenalkan diri dengan nama Ihsan namun, lantaran pada surat kependudukanya tercantum nama Kentut, hal itu membuatnya malu.
"Waktu sama saya kenalin Ihsan tapi, pas nikah ternyata namanya Kentut. Ya, masa karena nama harus batal nikah. Akhirnya, saya tetap nikah dan tidak ada masalah tapi, memang suami saya ini suka diolok, makanya ganti nama," ungkap Sri.
Begitupun dengan anaknya yang juga kerap diejek teman-teman sekolah lantaran nama sang ayah yang unik tersebut. "Kalau anak diolok saya kasih pengertian supaya dia gak malu dan marah sama ayahnya, karena nama itu pasti punya arti. Makanya, meski anak saya diejek dia tidak pernah marah," terangnya.
Kini, Ihsan dan keluarga dapat menjalani hidup terutama pria kelahiran Solo tersebut yang memiliki nama baru baik diliingkungan ataupun surat kependudukan.
Diketahui, perjuangan Kentut yang kini menjadi Ihsan Hadi ini cukup panjang. Ia rela meluangkan waktunya untuk mengurus adminitrasi kependudukan seperti, surat ke RT/RW yang segera ia lakukan konsultasi ke pengadilan terkait persyaratannya yang kemudian pendaftaran. Hingga akhirnya, pengadilan melakukan pemanggilan pada, Senin, 16 April 2018 hingga jatuh putusan ia dapat mengganti nama.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.