nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Merapi Normal, BPPTKG Minta Masyarakat Tidak Panik

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 10:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 11 512 1896967 gunung-merapi-normal-bpptkg-minta-masyarakat-tidak-panik-DWxaNB7vwO.jpg Gunung Merapi saat mengeluarkan letuasan freatik. (Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi adanya letusan freatik Gunung Merapi. Masyarakat disebut tetap bisa beraktivitas normal dan pantauan yang dilakukan BPPTKG, kondisi Merapi aman normal.

“Letusan freatik merupakan sesuatu yang wajar pada sebuah gunung berapi,” jelas Agus Budi Santoso, Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso, Jumat (11/5/2018).

BPPTKG terus melakukan pemantauan terhadap seismogran Merapi. Sejauh ini kondisi Gunung Merapi tetap aman dan normal. Masyarakat harus tenang menyikapi hal ini dan tidak perlu panik dan seperti biasa saja.

BACA JUGA: Penyebab Terjadinya Letusan Freatik Gunung Merapi

Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan BPPTKG disebutkan, erupsi Gunung api Merapi terjadi pada 11 Mei 2018 pukul 7:40 WIB dengan durasi kegempaan lima menit. Ketinggian kolom erupsi mencapai 5.500 meter di atas puncak.

Gunung Merapi Erupsi, Masyarakat Diimbau untuk Tetap Tenang

Erupsi yang terjadi bersifat freatik didominasi uap air, berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan. Sebelum erupsi freatik ini terjadi, jaringan seismik Gunung Merapi tidak merekam adanya peningkatan kegempaan.

BACA JUGA: Warga Radius 5 Km Mulai Dievakuasi Imbas Gunung Merapi Erupsi

Meski begitu, sempat teramati peningkatan suku kawah secara singkat pada pukul 06:00 WIB atau sekira dua jam sebelum erupsi. Pascaerupsi, kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang

Bersamaan dengan kemunculan awan tebal berwarna putih tersebut, gemuruh dan getaran berupa gempa, hujan pasir juga dirasakan masyarakat sekitar.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini