Image

Sejumlah Teroris Penyerang Polda Riau Masih Ada Hubungan Keluarga

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 17:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 17 337 1899514 sejumlah-teroris-penyerang-polda-riau-masih-ada-hubungan-keluarga-506Wb6XYjd.jpg Mapolda Riau diserang teroris (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polda Riau dan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri berhasil mengamankan 8 orang pasca-penyerangan di Mapolda Riau, pada Rabu 16 Mei 2018. Polisi berhasil menangkapnya enam lokasi berbeda yang ada di wilayah Dumai Timur, Riau.

Kepala Bagian Penerangan dan Satuan Divisi Humas Polri Kombes Yusri Yunus mengatakan, dari 8 tersangka terdapat beberapa di antaranya memiliki hubungan keluarga satu sama lain.

"Ada beberapa. Ada ibu kandungnya, ada adik kandungnya, ada kakak kandungnya, ada juga dari 3 orang lagi masih kita dalami di luar daripada saudara pelaku yang kemarin," jelas Yusri saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/4/2018).

 Teroris serang Polda Riau

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono merincikan 8 orang yang ditangkap, yakni masing-masing berinisial HAN, NI, AS, SW, HD, YEP, DS, dan SY alias IJ.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam penangkapan dan penggeledehan tersebut. Barang bukti yang berhasil disita di antaramya satu pucuk senapan angin, satu plastik berisi paku, satu keping VCD berjudul Umar Bin Khatab, dua buah pisau, satu buah dompet dan KTP atas nama KM serta satu buah gulungan tembaga.

 Teroris serang Polda Riau

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan dua buah kitab masing-masing bertuliskan 'Fadhail Amal' dan 'Al Hakam serta beberapa buku tentang jihad dan ISIS. "Dari delapan tersangka sudah diamankan, sekarang sedang dilakukan upaya-upaya pemeriksaan dan pendalaman," pungkas Syahar.

Sebelumnya dalam penyerangan di Mapolda Riau 16 Mei 2018, sebanyak empat teroris tewas. Sementara dari polisi satu orang tewas dan dua orang luka-luka. Selain itu, dua wartawan juga terluka akibat serangan tersebut.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini