Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tanggapan Ahmad Dhani soal Daftar 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag

Bayu Septianto , Jurnalis-Senin, 21 Mei 2018 |04:01 WIB
Tanggapan Ahmad Dhani soal Daftar 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag
Ahmad Dhani. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) merekomendasikan 200 nama penceramah atau mubaligh. Nama-nama tersebut dirilis karena Kemenag mengaku sering mendapatkan pertanyaan mengenai rekomendasi penceramah.

Adapun kriteria yang dipilih yaitu mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi. Namun rupanya rekomendasi ini justru malah dikritik lantaran banyak nama-nama ulama yang populer di masyarakat justru tak masuk dalam daftar.

Ahmad Dhani

Ahmad Dhani turut mengomentari rekomendasi 200 nama penceramah atau mubaligh ini. Menurut Dhani, seharusnya Kemenag tak mengeluarkan kebijakan seperti ini. Dhani menyayangkan kebijakan ini malah memperlihatkan ulama merupakan suatu komoditas yang bisa diatur.

(Baca juga: Kemenag Keluarkan 200 Nama Mubaligh)

"Ulama itu bukan komoditas," jelas Dhani saat dihubungi Okezone, Senin (21/5/2018).

Suami dari penyanyi Mulan Jameela ini berharap Kemenag mengevaluasi kebijakannya ini. Ia mengingatkan, kewenangan Kemenag jangan sampai melebihi Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dhani khawatir kebijakan ini malah justru berpotensi memecah belah ulama.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement