“Sering saya sampaikan bahwa peran PKK itu sangatlah penting. Ibu-ibu sudah masuk ke semua lini bahkan UMKM hampir 80% dipegang oleh ibu-ibu dengan berbagai pelatihan yang diberikan. Ibu-ibu ini merupakan penggerak ekonomi kerakyatan. Ini harus terus digerakan ekonomi kerakyatan. Kita angkat potensi kita di Tabanan, sehingga rakyat bisa mencapai kesejahteraan yang diharapkan,” jelasnya.
Kader perempuan dan PKK adalah partner mencapai kesuksesan pembangunan. Peran serta perempuan punya potensi yang sangat besar, Bupati Eka berpesan agar selalu berinvestasi hati.
“Sering-seringlah kita buka mata dan telinga, ikuti perkembangan yang sehat yang terfilter dan terkonsep. Semuanya memiliki peran, kita semua harus berinvestasi hati. Investasi kebaikan untuk masa depan bangsa, keluarga, bangsa, Tabanan dan untuk kita semua,” imbuhnya.
Sebelum acara dimulai Bupati Eka juga menyempatkan diri untuk mengunjungi stan-stan pameran, pemeriksaan IVA, pemeriksaan mata gratis, stan donor darah dan posyandu.
Kepala DPMD Tabanan Roemi Liestyowati yang juga sebagai ketua panitia acara menyampaikan, tujuan kegiatan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat desa dalam kegiatan pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan swadaya gotong royong masyarakat dengan prinsip dari oleh dan masyarakat.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan program KB-Kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan kerja sama lintas sektor dalam kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan” jelasnya.