JAKARTA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti beserta jajarannya menghadiri rapat koordinasi pelestarian dan pengelolaan subak Bali sebagai warisan dunia UNESCO bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Pantauan Okezone, rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida, dan Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadjamuddin Ramly.
Dalam rapat itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menegaskan komitmennya dalam melestarikan subak sebagai warisan budaya dunia (WBD). Sejurus dengan itu ia juga menagih komitmen semua pihak untuk bersama-sama menjaga subak tersebut.

"Kesimpulannya adalah pelestariannya komitmen kita untuk menjaganya. Kebetulan WBD ini ada di kabupaten. Kami harapkan peran serta provinsi, nasional, karena UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda kewenangan pemda justru tidak ada. Tapi Tabanan dititipkan suatu hal atau proyek begitu besar yang membutuhkan anggaran begitu besar dan jangan sampai beban itu hanya ada di daerah, tapi tanggung jawabnya nggak dibagi," ujar Putu Eka di Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (21/5/2019).