Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Penyelidikan Kasus 1MDB, Pengacara Najib Razak Mundur

Antara , Jurnalis-Selasa, 22 Mei 2018 |04:41 WIB
Jelang Penyelidikan Kasus 1MDB, Pengacara Najib Razak Mundur
Najib Razak (foto: Reuters)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Pengacara mantan perdana menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak, Datuk Harpal Singh Grewal, mengundurkan diri menjelang penyelidikan kasus 1Malaysia Development Bhd (1MDB) oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC), Selasa pukul 11.00 waktu setempat.

Datuk Harpal Singh Grewal mengonfirmasi kepada Malay Mail, Senin malam bahwa dia dan M. Athimulan yang sebelumnya mewakili Najib telah mengundurkan diri dari kasus tersebut.

Pidato Najib Razak

(Baca Juga: Kasus 1MDB Najib Razak, Anwar Ibrahim: Jangan Ulangi yang Mereka Lakukan ke Saya!)

Ia menyebutkan tim tujuh orang baru yang dipimpin oleh pengacara Datuk Mohd Yusof Zainal Abiden akan mengambil alih kasus tersebut. Menurutnya, Zainal mempunyai tim sendiri dan dia lebih suka bekerja dengan tim tersebut.

"Ini bukan masalah besar, itu terjadi dalam hal-hal seperti ini," tegas Harpal.

Ditanya mengapa ini terjadi begitu dekat dengan pertemuan Najib dengan MACC, Harpal mengatakan, dirinya tidak dapat berkomentar mengenai masalah ini.

Selasa pagi ini, Najib harus muncul di markas MACC di Putrajaya untuk memberikan pernyataan. Kegagalan untuk menjelaskan 1MDB dapat membuatnya dituntut berdasarkan Undang-Undang Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Act 2009.

Penyelidikan dan penggerebekan telah dilakukan di Kantor Perdana Menteri di Perdana Putra, serta properti pribadi yang terkait dengan Parlemen Pekan, termasuk rumah Taman Duta tempat dia dan istrinya Datin Seri Rosmah Mansor saat ini tinggal dan dua unit kondominium mewah di Blok A dan B dari Pavilion Residences.

(Baca Juga: Terkait Skandal 1MDB, Polisi Malaysia Geledah Apartemen Mewah Keluarga Najib Razak)

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement