Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

177 Ribu Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2018

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 06 Juni 2018 |09:46 WIB
177 Ribu Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2018
Apel pengamanan Arus Mudik 2018 (Foto: Puteranegara)
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 177 ribu personel gabungan dikerahkan di seluruh Indonesia dalam Operasi Ketupat 2018. Aparat yang terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Ormas itu akan diterjunkan untuk membantu mengamankan berlangsungnya prosesi Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

"177 ribu Polri, TNI se-Indonesia kemudian dari jajaran Pemda masing-masing juga melibatkan beberapa ormas yah termasuk pramuka, banser dilibatkan dalam kegiatan seperti ini," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (6/5/2018).

Apel pengamanan arus mudik 2018

Apel gelar pasukan ini, sekaligus menandai dimulainya Operasi Ketupat 2018 di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sendiri akan berlansung sejak tanggal 7 sampai 24 Juni 2018.

"Dulu namanya Ramadniya tetapi beberapa banyak komplain susah kali sebutnya jadi kami sebut aja ada alternatif ketupat dan opor yasudah ketupat aja baunya enak kalau opor takut basi," tutur Tito.

Tito menyatakan tujuan utama Operasi Ketupat adalah pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2018. Dengan harapan, masyarakat bisa melangsungkan hari kemenangan dengan aman, tentram dan nyaman.

Selain itu, Operasi Ketupat juga akan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2018. Mengingat, arus mudik diprediksi akan dimulai Jumat 8 Juni mendatang. 

"Arus mudik dan balik yang kita perkirakan mungkin Jumat tanggal 8 sudah mulai tapi kita sudah gelar kekuatan di semua titik-titik," tuturnya.

Selain arus mudik dan balik, Operasi Ketupat ini juga akan fokus untuk menghindari kejahatan, aksi terorisme, dan stabilitas harga pangan.

Apel pengamanan arus mudik 2018

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement