nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Lokal Bentrok dengan Eks Timtim, 4 Orang Terluka dan 1 Rumah Terbakar

ant, Jurnalis · Senin 11 Juni 2018 12:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 11 340 1909153 warga-lokal-bentrok-dengan-eks-timtim-4-orang-terluka-dan-1-rumah-terbakar-0YaICk9b9B.jpg Bentrokan warga (Dede/Okezone)

KUPANG – Bentrokan antara warga eks Timor Timur (Timtim) dengan arga lokal terjadi di Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Empat orang terluka terkena sabetan benda tajam dan satu rumah terbakar dalam peristiwa pada dini hari tadi.

Polisi dan TNI yang diterjunkan ke lokasi bentrokan kini sudah berhasil mengendalikan keamanan di Tuapukan. "Situasi keamanan di daerah itu sudah terkendali. Kepolisian bersama TNI telah mengendalikan situasi sehingga bentrokan tidak meluas," kata Kasubag Humas Polres Kupang, Iptu Simon Seran, Senin (11/6/2018).

Simon Seran mengatakan, kepolisian mengerahkan anggota Brimob, serta bantuan anggota Kepolisian Polda NTT serta TNI AD untuk mengendalikan situasi di lokasi kejadian, sehingga aksi bentrokan warga yang mengunakan senjata rakitan dan benda tajam dan anak panah tidak meluas.

Dalam kejadian itu,empat orang warga luka serius akibat terkena sabetan benda tajam serta satu rumah warga terbakar. Simon membantah berbagai informasi yang beredar tentang adanya dua warga yang tewas dalam peristiwa itu.

 

"Informasi bahwa ada dua warga yang meninggal adalah tidak benar. Hanya ada empat orang yang luka-luka dan sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat," kata Iptu Simon.

Kepolisian kata dia, masih terus berjaga dilokasi pemukiman warga eks Timtim maupun warga lokal di Tuapukan, 30 km arah timur Kota Kupang, sebagai antisipasi terjadinya bentrokan susulan.

"Kepolisian dan TNI masih bersiaga di lokasi bentrokan. Secara umum situasi keamanan di Tuapukan sudah dalam kondisi aman dan kondunsif," tegasnya.

Menurut Simon, aparat Kepolisian Polres Kupang masih mendalami penyebab terjadinya bentrokan antara warga itu. Kendati demikian menurut dia, bentrokan itu diduga akibat adanya masalah sepela antara warga lokal dengan warga eks Timtim.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini