JAKARTA – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad akan melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada 29 Juni. Dalam pertemuan pertama sejak Mahathir diangkat sebagai perdana menteri ini, kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu bilateral, regional dan global yang menjadi perhatian kedua negara.
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, isu kerja sama ekonomi, khususnya perdagangan dan investasi akan menjadi perhatian kedua kepala negara. Sebagai produsen kelapa sawit terbesar pertama dan kedua di dunia, Indonesia dan Malaysia juga kemungkinan akan membahas mengenai ekspor komoditas ini, khususnya di negara-negara Uni Eropa.
BACA JUGA: Mahathir Mohamad Akan Kunjungi Indonesia pada 28-29 Juni
Isu penting lain yang juga diyakini akan diangkat oleh Presiden Jokowi adalah tentang perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang telah lama menjadi perhatian.
“Selain isu perdagangan, hal lain yang akan menjadi perhatian presiden adalah isu perlindungan warga negara Indonesia. Hal ini mengingat ada 2,5 juta WNI di Malaysia dan ada beberapa isu yang menjadi perhatian Indonesia terkait dengan WNI,” kata Arrmanatha kepada media, Kamis (28/6/2018).