AMBON - Operasional dari dan menuju Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku telah beroperasi normal kembali setelah tutup sementara dikarenakan cuaca buruk (bad weather) di Ambon dengan jarak pandang kurang dari 500 meter (below visibility) sejak pukul 05.00 WIT hingga pukul 11.30 WIT.
Terkait dengan keadaan tersebut, Lion Air Group memutuskan untuk menunda operasional beberapa penerbangan dengan alasan demi menjamin keselamatan serta keamanan seluruh penumpang dan kru. Lion Air sudah menginformasikan secara jelas kepada pelanggan yang terkena dampak dan memperbarui sesuai perkembangan.
Akibat dari penutupan sementara itu, penerbangan Lion Air bernomor JT790 yang lepas landas pukul 01.04 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) tujuan Ambon melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG). Dalam penerbangan ini, Lion Air mengoperasikan Boeing 737-900ER (B739) registrasi PK-LGW yang membawa tujuh kru dan 139 penumpang. Pesawat telah mendarat di Makassar pada 06.42 WITA.

"Seluruh penanganan penerbangan Lion Air, Batik Air dan Wings Air yang mendarat dan berangkat dilakukan sesuai prosedur dan menggunakan jadwal terbaru," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/6/2018).
Seteleah bandar udara dinyatakan aman (safety) untuk proses mendarat dan lepas landas pesawat. Lion Air telah menerbangkan kembali JT790D pukul 09.04 WITA dari Makassar dan sudah tiba di Ambon pada 11.39 WIT. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan keberangkatan rute Ambon ke Cengkareng nomor JT885 yang dijadwalkan berangkat pada 08.30 WIT.
Penerbangan JT885 dengan membawa tujuh kru serta 131 penumpang tujuan Cengkareng telah mengudara pukul 12.03 WIT dan sudah tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 14.02 WIB.