JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi – Chusnunia (Nunik) berada di atas angin dalam hitung cepat (quick count). Hasil hitung cepat Saiful Mujani Research Center (SMRC) dengan data masuk 96,25%, pasangan Arinal-Nunik memperoleh 38,34% suara.
Sementara pasangan Herman HN - Sutono meraih 25,39% dan Muhammad Ridho Ficardo - Bachtiar Basri 24,94%; dan Mustafa - Ahmad Jajuli 11,33%.
Partai Gerindra selaku partai pengusung merasa bersyukur atas kemenangan pasangan calon nomor urut tiga itu dalam Pilkada Lampung 2018. Menurut Wakil Ketua DPP Gerindra, Arief Poyuono, kemenangan pasangan calon yang diusung Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Garuda ini adalah kemenangan rakyat Lampung.
“Selamat kepada rakyat Lampung. Kemenangan pasangan Arinal-Nunik sangat signifikan bagi masa depan rakyat Lampung. Gerindra percaya, Lampung di bawah kepemimpinan Arinal-Nunik akan membawa rakyat Lampung lebih sejahtera,” ujar Wakil Ketua DPP Gerindra, Arief Poyuono di Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Kemenangan dalam hitung cepat sebesar 14 persen dari kandidat lain, sambungnya, menandakan dukungan dan kepercayaan rakyat Lampung terhadap pasangan Arinal-Nunik. Menurutnya, pasangan tersebut harus segera menyiapkan semua kekuatan untuk bisa menjalankan program-program kerakyatannya.
“Jangan lagi ada rakyat miskin, gizi buruk dan stunting di Lampung. Jangan lagi ada anak tak sekolah dan anak jalanan. Jangan lagi ada pasien yang meninggal karena tidak punya uang untuk berobat dan tidak ditanggung BPJS,” katanya.
Sementara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), kendati pasangan calon yang diusung terancam kandas di Pilkada Lampung, tetap menyambut baik selama bisa membawa perubahan.
“Kemenangan Arinal dan Chusnunia bukan saja harus memberikan manfaat bagi rakyat Lampung tapi bagi seluruh rakyat Indonesia. Sudah saatnya Lampung bangkit di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Ketua DPP PDIP, Ribka Tjiptaning.

PDIP sendiri dalam Pilgub Lampung mengusung Herman HN-Sutono. Pasangan tersebut berada di runner up versi hitung cepat.
Ribka menegaskan, bahwa PDIP di Lampung akan terus mengawal jalannya pemerintahan Lampung yang baru.
“Kemenangan PDIP adalah dengan mengakui kemenangan Arinal-Nunik. Jangan terprovokasi oleh barisan sakit hati yang gagal mempertahankan kekuasaannya. Ayo, kita lanjutkan perjuangan berikutnya,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )