nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPU Ingatkan Parpol Tak Daftarkan Calegnya di Hari Akhir

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 09 Juli 2018 06:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 09 337 1919706 kpu-ingatkan-parpol-tak-daftarkan-calegnya-di-hari-akhir-RzBnO2moif.jpg Komisi Pemilihan Umum. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sejak 4 Juli 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka pendaftaran bakal calon anggota DPR, DPD, dan DPD untuk Pemilihan Legislatif 2019. Hingga hari kelima ini, belum ada partai politik yang mengajukan daftar bakal caleg khusus untuk DPR RI.

Meski begitu, KPU telah memulai input data ke sistem informasi pencalonan (Silon) dari setiap parpol. Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, parpol telah dapat melakukan pemasukan data 30 hari sebelum masa pengajuan bakal caleg.

"Parpol sudah dapat input data ke silon. Sejak 4 Juni 2018, akses silon sudah dibuka," ucap Arief di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 8 Juli 2018.

Hingga hari ini KPU telah menerima input data dari 16 parpol nasional. Tercatat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi parpol terbanyak yang memasukkan data daftar bakal calegnya ke silon, yakni 458 jumlah calon untuk 79 dapil.

"Ini untuk DPR RI, paling banyak yang sudah isi bakal calon itu PKB, sebanyak 458 calon yang tersebar di 79 dapil," jelas Arief.

Urutan kedua parpol yang telah memasukkan data daftar bakal calegnya ke silon yakni PDI Perjuangan dengan 408 jumlah calon. Untuk sebaran dapil, Arief mengatakan PDIP telah memenuhi seluruh dapil di Pileg 2019, yakni 80 dapil.

"Pengisian paling banyak buat jumlah dapil dicapai oleh PDIP," ucapnya.

Sementara untuk Partai Perindo, KPU mencatat partai yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo ini sudah memasukkan data daftar bakal calegnya ke silon sebanyak 182 orang untuk 49 dapil.

KPU, lanjut Arief, mengimbau partai politik untuk mempercepat input data di silon sebelum 11 Juli 2018. Mereka juga berharap parpol segera menyerahkan dokumen persyaratan pengajuan bakal calon paling lambat 17 Juli 2018.

"KPU imbau tak daftar pada akhir-akhir," tegas Arief.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini