Saat Dirampok, di Dalam Kantor BTPN Deliserdang hanya Ada 3 Orang

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 10 Juli 2018 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 10 340 1920481 saat-dirampok-di-dalam-kantor-btpn-deliserdang-hanya-ada-3-orang-5LF5diNFLt.jpg Petugas mencari bukti perampokan di BTPN Deli Serdang. Foto: Okezone/Wahyudi Aulia

MEDAN – Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Tembung, di Jalan Medan-Batangkuis, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, dirampok pada Selasa (10/7/2018) pagi tadi.

Para pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang itu, berhasil membawa kabur sebuah kotak uang (cash box) berisi uang tunai senilai Rp148 juta.

Humas pada Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5, Sumatara Bagian Utara, Yovvi Sukandar mengatakan, berdasarkan laporan yang mereka terima, peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 08:40 WIB. Saat itu di dalam bank hanya ada 2 orang petugas bank dan seorang petugas keamanan internal bank.

“Saat dugaan perampokan terjadi, hanya ada petugas kasir dan petugas keamanan internal bank. Sementara nasabah tidak ada. Pelayanan bank sendiri sudah buka sebenarnya. Bahkan sudah ada 3 nasabah yang dilayani. Tapi saat kejadian memang sedang tidak ada nasabah,”sebut Yovvi.

Yovvi menyebutkan, kepada masyarakat yang menjadi nasabah di bank tersebut, tidak perlu khawatir. Hal itu karena seluruh kerugian akibat dugaan perampokan tersebut telah masuk dalam lingkup penjaminan asuransi kas bank.

“Sehingga mitigasi risiko operasional yang bersumber dari risk event dugaan perampokan dimaksud telah dimitigasi,” jelasnya.

OJK sendiri, kata Yovvi, telah berkordinasi dengan pihak BTPN terkait penanganan peristiwa tersebut. Mereka juga sedang mendalami adanya kemungkinan kesalahan prosedur operasional hingga terjadinya perampokan tersebut.

“Untuk penangann hukumnya, kita hormati sepenuhnya proses penyelidikan yang sedang dilaksanakan oleh pihak Kepolisian. Kita akan mendukung pengungkapan kasus itu oleh pihak kepolisian,”tandas Yovvi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini