nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota DPR Kena OTT, Bamsoet Mohon Doa untuk Rekannya

Bayu Septianto, Jurnalis · Sabtu 14 Juli 2018 09:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 14 1 1922210 anggota-dpr-kena-ott-bamsoet-mohon-doa-untuk-rekannya-m3jC3HotNV.jpg Kantor KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) prihatin dan sedih saat mendengar kabar adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret salah satu anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Eni Maulani Saragih.

Eni diketahui merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI. Ruang lingkup kerja komisi itu adalah energi, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup.

"Tentu saya sedih dan prihatin dengan berita tersebut tapi tentu hidup harus terus dijalankan tidak boleh berhenti teemasuk kegiatan ini," ucap Bamsoet, Jumat (13/7/2018).

Sebagai sesama pengurus DPP Partai Golkar, Bamsoet meminta doa agar rekannya tersebut bisa melewati ujian ini dengan baik.

"Kita berdoa saja mudah-mudahan anggota yang dari Partai Golkar, partai kami bisa melewatinya dengan baik," tutur Bamsoet.

 

Bamsoet mengaku belum mengetahui sejauh mana keterlibatan Eni dalam kasus yang membuatnya tertangkap oleh KPK di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham, Komplek Widya Chandra, Jakarta Pusat.

"Saya mohon doa supaya dia bisa melewatinya dengan baik tapi belum ada konfirmasi lebih lanjut sejauh mana keterlibatan beliau. Tapi saya mendengar kabar dari staf ahli menteri bahwa ada yang dijemput," ucap Bamsoet.

Sebelumnya Eni ditangkap di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham yang juga merupakan Ketua Korbid Kelembagaan Golkar. Eni, yang menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR, ditangkap setelah transaksi suap dilakukan.

"Dan 9 orang itu ada yang kita amankan dari salah satu rumah dinas menteri saat ini," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya.

Febri menyebut 8 orang, selain Eni, yang ditangkap berasal dari unsur swasta hingga staf ahli. Barang bukti yang diamankan sejauh ini uang Rp 500 juta.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini