nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tragedi Kebakaran Hutan Yunani Tewaskan Sedikitnya 74 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 11:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 25 18 1927021 tragedi-kebakaran-hutan-yunani-tewaskan-sedikitnya-74-orang-8jpKFxyUwe.jpg Foto: Reuters.

MATI – Perdana Menteri Yunani menyebut kebakaran hutan yang terjadi di dekat Ibu Kota Athena sejak Senin sebagai “tragedi yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata” setelah jumlah korban tewas bertambah menjadi 74 orang. Sebagian besar korban adalah orang-orang yang terjebak di resor Mati, sekira 40 kilometer timur laut Athena.

Dahsyatnya kebakaran yang meluluhlantakkan Mati terlihat dengan jelas pada Selasa pagi, 24 Juli waktu setempat. Puluhan mobil yang meleleh akibat panasnya api berjajar di kota itu dan di salah satu daerah ditemukan 26 orang yang tewas, beberapa di antara mereka berada dalam keadaan berdekatan dan berpelukan.

BACA JUGA: 50 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan di Yunani

Kelompok tersebut, beberapa di antaranya anak-anak ditemukan di atas sebuah tebing yang menghadap ke pantai. Mereka diduga lari ke sana di saat api mendekat untuk mencari jalan keluar, namun gagal. Yang beruntung mampu melompat dari tebing untuk menyelamatkan diri, atau berlari ke laut dari pantai.

Juru bicara dinas pemadam kebakaran yang dilansir Reuters, Rabu (25/7/2018) mengatakan, sedikitnya 74 orang tewas dan jumlah korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah. Di antara korban terdapat beberapa warga negara asing, termasuk ibu dan anak warga Polandia.

Jumlah pasti korban masih belum diketahui dan dinas pemadam kebakaran meminta warga untuk melaporkan teman-teman dan keluarga mereka yang masih hilang.

"Yunani sedang mengalami tragedi yang tak terkatakan," kata Perdana Menteri Alexis Tsipras.

"Yunani menjalani salah satu momen tersulitnya. Sama sekali tidak ada kata-kata untuk menggambarkan bagaimana perasaan kita sekarang."

BACA JUGA: Kebakaran Hutan Yunani, 74 Orang Tewas

Ucapan duka cita berdatangan dari berbagai tokoh dunia, termasuk Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan Paus Fransiskus. Siprus, Spanyol, Italia, Kroasia, dan Portugal telah menawarkan bantuannya setelah Yunani mengatakan mereka membutuhkan aset darat dan udara dari mitra Uni Eropanya.

Bendera di bukit Acropolis dan gedung parlemen Yunani dikibarkan setengah tiang sebagai tanda duka cita bagi para korban. Kebakaran ini merupakan salah satu musibah terburuk dalam sejarah Yunani, dengan jumlah korban jiwa yang melebihi kebakaran di semenanjung Peloponnese pada Agustus 2007 yang menewaskan puluhan orang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini