Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Produksi Kapal Tank Pertama di Dunia, Indonesia Banjir Orderan dari Negara Lain

Antara , Jurnalis-Sabtu, 28 Juli 2018 |19:19 WIB
Produksi Kapal Tank Pertama di Dunia, Indonesia Banjir Orderan dari Negara Lain
Kapal tank Antasena (Istimewa)
A
A
A

BANYUWANGI - Industri perkapalan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memproduksi tank boat atau kapal tank yang diklaim sebagai produksi pertama di dunia dengan nama Antasena. Kapal itu banyak dipesan oleh negara lain.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau proses produksi kapal serta meresmikan protipe kapal tempur itu di Banyuwangi, Sabtu (28/7/2018).

Kapal Antasena itu diproduksi oleh PT Lundin, produsen kapal berteknologi canggih yang berbasis di Banyuwangi, bekerja sama dengan PT Pindad Indonesia dan CMI Defense, industri pertahanan asal Belgia.

"Kami ke sini melihat kemajuan pengembangan kapal. Hasilnya sangat baik, sangat membanggakan. Bangsa kita mampu membuat kapal bagus, bahkan sudah banyak dipesan negara lain," kata Menhan sebagaimana keterangan tertulis Humas Pemkab Banyuwangi.

Tank boat tersebut dinilai istimewa karena merupakan kapal tempur yang bisa dioperasikan tidak hanya di laut, tapi juga di perairan kecil, seperti kawasan pantai, rawa, dan sungai. Kapal dengan spesifikasi tersebut belum pernah diproduksi sebelumnya oleh industri kapal dunia.

 

Ryamizard Ryacudu (Okezone)

Menurut Ryamizard, program pengembangan tank boat tersebut sudah dimulai sejak satu tahun lalu. Industri kapal di Banyuwangi dipercaya untuk memproduksi kapal bersama PT Pindad karena dinilai telah berpengalaman memproduksi kapal berteknologi canggih. Bahkan telah banyak memenuhi pesanan militer internasional, termasuk dari Rusia.

"Kami targetkan tahun depan kapal sudah bisa dioperasikan. Kapal ini nantinya akan dioperasikan di wilayah yang daerahnya memiliki banyak sungai dan rawa, seperti Kalimantan dan Papua," ujar Menhan.

Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan industri perkapalan Banyuwangi berdasarkan rekomendasi Kementerian Pertahanan. Industri kapal di Banyuwangi ini memproduksi kapalnya, sedangkan Pindad membangun canon-nya.

"Jadi ini memang produk baru yang belum pernah ada di dunia. Kapal tank ini dilengkapi canon kaliber 105 MM yang pas diajak berakselerasi dan menghancurkan kapal musuh," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement