Selain itu, mereka mendesak kepolisian melarang dan menolak kehadiran Ustaz Abdul Somad dengan alasan bisa menimbulkan keresahan. Tuntutan ketiga adalah menolak kegiatan radikalisme di Semarang.
Dalam surat yang ditandatangani KH Nuril Arifin itu, Patriot Garuda Nusantara Jateng akan melakukan perlawanan jika Abdul Somad tetap hadir.
"Apabila Sdr Abdul Somad tetap hadir menjadi pembicara dalam acara tersebut, kami Patriot Garuda Nusantara [PGN] Jateng akan melakukan aksi perlawanan. Kami sangat mencintai Kota Semarang dan kami tidak rela kota ini diwarnai keresahan," tulis surat yang ditembuskan ke jajaran Kapolrestabes Semarang dan Pangdam IV Diponegoro itu.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.