"Apalagi, komunitas Suku Mause Ane diketahui tidak mengenal dan tidak memahami bahasa Indonesia. Selain itu, aksi pertolongan cepat itu tidak hanya sebatas menyuplai bahan pangan, tetapi juga obat-obatan, klinik atau Puskesmas darurat hingga tempat penampungan sementara," katanya.
Tokoh masyarakat dan pemuka adat setempat, sambung Bamsoet, juga diharapkan bisa segera berkomunikasi dengan warga Suku Mause Ane. Sebab, diperlukan pendekatan khusus agar warga suku Mause Ane mau bersikap terbuka dan kooperatif dengan komunitas lain di luar mereka
"Pimpinan DPR memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah maksimal mengupayakan pertolongan pertama bagi komunitas suku Mause Ane. Agar upaya pertolongan pertama itu bisa lebih efektif, pimpinan DPR mendorong tim dari Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan dan Pemda Maluku terjun langsung ke lokasi peristiwa," tuturnya.
Menurutnya, bencana kelaparan yang dihadapi warga suku Mause Ane kali ini patut dijadikan momentum untuk melakukan pendekatan kepada mereka, sekaligus mengajak mereka keluar dari keterasingan.

(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.