Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gerindra: PKS dan PAN Tak Akan Mau Dibayar untuk Masa Depan Indonesia

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 09 Agustus 2018 |04:13 WIB
Gerindra: PKS dan PAN Tak Akan Mau Dibayar untuk Masa Depan Indonesia
Prabowo Subianto ke kantor DPP PKS di Jakarta. Foto: Okezone/Fakhrizal Fakhri
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Sodiq Mujahid membantah pernyataan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut Wakil Ketua Dewan Pembinan Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno berani membayar PKS dan PAN sebesar Rp 500 miliar agar dia bisa menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Sodiq mengatakan, kalau kedua partai itu tak mungkin mau dibayar bila kepentingannya untuk perubahan Indonesia lebih baik ke depannya. "PAN dan PKS tidak akan mau dibayar untuk sebuah keyakinan dan masa depannya," kata Sodiq kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).

Foto: Okezone/Heru Haryono

Namun, Sodiq tak memungkiri kalau nama wakil gubernur DKI Jakarta itu memang menjadi sosok alternatif untuk mendampingi eks Danjen Kopassus itu di perhelatan Pilpres 2019 mendatang. Kata dia, PKS dan PAN pun memahami kalau Sandiaga itu pantas menjadi cawapres Prabowo.

"Tapi PAN dan PKS lebih memahami bahwa SU (Sandiaga Uno) calon alternatif sebagai solusi dan prospektif," ujarnya.

Foto/Okezone

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno ternyata berani membayar PKS dan PAN senilai Rp 500 miliar agar kedua partai itu legawa dan membiarkan dirinya sebagai cawapres Prabowo di Pilpres 2019.

"Di luar dugaan kami ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar. Sandi uno yang sanggup membayar PAN dan PKS maaing2 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres. Benar-benar jenderal di luar dugaan," kata Andi kepada wartawan, hari ini.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement