Sosiolog Memprediksi Warga Muhammadiyah Bakal Memilih Prabowo

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis · Sabtu 11 Agustus 2018 08:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 11 605 1935029 sosiolog-memprediksi-warga-muhammadiyah-bakal-memilih-prabowo-vD6cH6C0A7.jpg Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (foto: Okezone)

YOGYAKARTA - Sosiolog Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Zuly Qodir mengatakan dipilihnya KH Ma'ruf Amin sebagai Cawapres, akan membuat Joko Widod (Jokowi) mampu menggaet suara Nahdlatul Ulama (NU). Namun, imbasnya mungkin agak sulit mendapat suara dari Muhammadiyah.

Menurut dia, Ma'ruf merepresentasi organisasi NU, sedangkan di kubu Prabowo ada Sandiaga Uno yang pernah menjadi pengurus Muhammadiyah di Ranting Lebak Bulus. Hal ini, lanjut dia, akan membuat warga Muhammadiyah diprediksi lebih memilih Prabowo.

AHY Antar Prabowo-Sandiaga Daftar ke KPU

"Kemungkinan besar warga Muhammadiyah tetap akan memberikan dukungan ke Sandi. Meski secara kelembagaan Muhammadiyah tidak berpolitik," tutur Zuly kepada Harianjogja, Jumat (10/8/2018).

Hanya saja diakuinya, mungkin ada saja warga Muhammadiyah yang memilih Jokowi di Pilpres 2019. "Kalau Jokowi mau mendapatkan suara warga Muhammadiyah, sebaiknya Jokowi melakukan pendekatan kultural bukan struktural," urainya.

Didampingi Sejumlah Ketum Parpol, Jokowi-Ma'ruf Amin Daftarkan Diri ke KPU

Dia juga menerangkan, dipilihnya KM Ma'ruf Amin oleh Jokowi diharapkan bisa membawa perubahan Pilpres 2019 yang santun dan beradab, sehingga berbeda dengan Pilres 2014. Hal itu dikarenakan sosok Ma'ruf Amin sebagai salah satu ulama di Indonesia, diharapkan bisa meredam maraknya kampanye hitam.

Dengan dipilihnya Ma'ruf Amin, kata Zuly, apa yang terjadi di Jakarta tidak terjadi di Pemilu 2019. "Kampanye menjelekkan kelompok lain, isu SARA dan membawa-bawa agama seperti 2014 diharapkan bisa berkurang," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini