Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buru Pelempar Bom Molotov di Rumah Mardani, Penyidik Minta Bantuan Polisi Jepang

Badriyanto , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |19:13 WIB
Buru Pelempar Bom Molotov di Rumah Mardani, Penyidik Minta Bantuan Polisi Jepang
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto (Foto: Badriyanto/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Penyidik Polres Metro Bekasi Kota masih kesulitan mencari pelaku pelemparan bom molotov di rumah politikus PKS Mardani Ali Sera. Kini penyidik minta bantuan kepolisian Jepang untuk mengidentifikasi sidik jari yang terdapat di bom molotov tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto menjelaskan, pihaknya tidak memiliki alat canggih yang bisa mengidentifikasi sidik jari pelaku karena sudah ada banyak sidik jari lainnya yang menempel pada bom molotov, seperti petugas keamanan dan keluarga Mardani.

"Dari botolnya juga sudah dipegang banyak tangan, termasuk oleh keluarga yang pagi dia keluar kemudian melihat pecahan botol, kemudian satpam juga diambil," kata Indarto di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/8/2018).

Alasan lain kenapa polisi kesulitan menemukan sidik jari pelaku karena barang bukti bom molotov tersebut berbahan kaca, hanya alat canggih yang bisa melacak sidik jari yang menempel pada bahan kaca.

"Bahan dari kaca, kaca itu kalau terkena cuaca mudah hilang," kata dia.

Seperti diketahui, kasus pelemparan bom molotov di kediaman Mardani itu terjadi pada Kamis 19 Juli kemarin sekira pukul 05.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan kebetulan Mardani sedang tidak ada dalam rumah.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement