JAKARTA - Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin masih belum terkalahkan dibandingkan rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Demikian hasil survei dirilis Y-Publika.
Survei digelar pada 13 hingga 23 Agustus 2018 untuk melihat kekuatan politik dua pasangan yang bertarung di Pilpres 2019, diketahui tingkat kepercayaan terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 52,7 persen, sementara Prabowo-Sandi 28,6 persen.
Direktur Y-Publika, Rudi Hartono mengatakan bahwa elektabilitas kedua cawapres pasangan tersebut sebenarnya mendegradasi sosok Jokowi dan Prabowo. Elektabilitas Jokowi berada diangka 53%, sementara Prabowo tertinggal jauh sebesar 28,8%. Kemudian elektabilitas Ma'ruf Amin hanya sebesar 40,6% dan Sandiaga Uno 36,8%.
"Justru Ma'ruf Amin mendegradasi eletabilitas Jokowi, karena pada dasarnya dua nama ini tidak pernah masuk lembaga survei," kata Rudi dalam rilis servei terbarunya 'Peta Politik Pemilu 2019 Pascadeklarasi Capres-Cawaprea' di Bakoel Cofee, Menteng, Jakarta, Senin (3/9/2018).
Menurut Rudi, sosok Ma'ruf Amin dan Sandiaga sebenarnya tidak diharapkan oleh publik lantaran elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan jauh lebih tinggi dari Ma'ruf Amin dan Sandiaga.
"Apalagi Ma'ruf Amin dikenal sebagai sokoh yang konservatif dan sektarian karena selama di MUI ada beberapa kebijakan yang seperti itu," imbuhnya.
