nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putrinya Sekolah di Luar Negeri, Miliarder India Carikan 12 Staf yang Digaji Rp582 Juta

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 18:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 14 18 1950602 putrinya-sekolah-di-luar-negeri-miliarder-india-carikan-12-staf-yang-digaji-rp582-juta-YUzIW7jeB1.jpg Foto: inquirer.

SEORANG miliarder India dilaporkan telah meminta 12 orang staf untuk membantu dan melayani putrinya yang tinggal di sebuah mansion dekat sekolahnya, Universitas St. Andrews di Skotlandia. Universitas itu dikenal sebagai tempat di mana Pangeran Inggris, William dan istrinya, Kate Middleton bertemu.

Diwartakan Inquirer, Jumat (14/9/2018) permintaan untuk staf itu diumumkan melalui Silver Swan Recruitment, agensi yang menyalurkan pekerja rumah tangga untuk rumah-rumah, kapal layar dan vila. Iklan perekrutan itu menyebutkan bahwa mansion tempat putri miliarder itu tinggal membutuhkan kepala pelayan, tukang kebun, manajer rumah, pelayan wanita, sopir, tiga pengurus rumah dan tiga pembantu laki-laki.

Tugas pelayan wanita termasuk membangunkan putri miliarder itu dan membantunya dengan perawatan, pakaian dan belanja pribadi. Siswa itu juga tidak perlu lagi memesan atau membeli makanan di restoran untuk larut malam para pembantu l akan menyajikan hidangannya. Mereka juga akan membukakan pintu baginya "kapan pun memungkinkan."

Keluarga miliarder itu juga akan datang untuk berkunjung kapan saja dan dideskripsikan sebagai orang-orang yang "sangat formal" dalam iklan tersebut, karena itulah mereka membutuhkan "staf yang berpengalaman."

Para staf tersebut akan menerima gaji sebesar 30.000 poundsterling (sekira Rp582 juta) per tahun. Juru bicara Silver Swan Recruitment mengatakan bahwa hampir semua posisi telah terisi.

Sementara juru bicara Universitas St. Andrews mengatakan kepada Times of India bahwa sekolah itu tidak mengonfirmasi kondisi hidup siswa tersebut dan mereka mengatakan hal itu adalah urusan pribadi.

“Itu adalah kehidupan pribadi siswa. Mereka bisa hidup bagaimana pun mereka mau.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini