Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Benarkan Ada OTT di Pasuruan

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 04 Oktober 2018 |12:47 WIB
KPK Benarkan Ada OTT di Pasuruan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Arie/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan ada giat penindakan di daerah Pasuruan, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis (4/10/2018). Namun, KPK masih melakukan proses pemeriksaan di Polda Jatim terhadap pihak-pihak yang ditangkap tangan.

"Masih belum selesai (pemeriksaan di Polda Jatim)," singkat Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (4/10/2018).

(Baca Juga: Wali Kota Pasuruan Dikabarkan Terjaring OTT KPK)

Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Arie/Okezone)Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Arie/Okezone) 

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur sendiri mengakui membantu tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi tempat untuk memeriksa sejumlah pihak yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pasuruan.

"Polda Jatim melalui Polres Pasuruan itu hanya memfasilitasi tempat, meminjamkan tempat," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan.

Berdasarkan ‎informasi yang dihimpun, KPK telah mengamankan sejumlah pejabat daerah di Pasuruan. Salah satu yang diperiksa KPK di Polda Jatim yakni Wali Kota Pasuruan, Setiyono.

Tim penindakan KPK pun telah menyegel sejumlah ruangan di kantor pemerintahan setempat.‎ Salah satu ruangan yang dikabarkan disegel yakni di kantor Dinas PUPR Kota Pasuruan.

(Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Wali Kota Pasuruan Hilang Tanpa Jejak)

Ruang Dinas PUPR Pasuruan Disegel KPK (foto: Ist)	Ruang Dinas PUPR Pasuruan Disegel KPK (foto: Ist)

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement