Rahman mengatakan, dirinya sempat mendatangi beberapa rumah sakit di hari kedua pascagempa, tapi tak menemukan cucu dan anaknya. Bahkan, keesokan harinya dia kembali mendatangi tempat-tempat pengungsian, namun tetap saja gagal lagi menemukan mereka.
"Dari hari pertama pascagempa saya sisir rumah-rumah sakit, tapi belum ketemu. Saya datangi lihat banyak mayat. Tapi saya tidak menemukannya," kata Rahman kepada Okezone saat ditemui di Pantai Talise, Kamis (11/10/2018).
Dia juga mengaku mendatangi Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu untuk mencari keberadaan anak dan cucunya. Karena saat itu banyak orang-orang mengungsi ke sana. Namun, Rahman kembali gagal.
"Saya datangi semua rumah sakit selama dua hari setelah itu saya sisir ke pengungsian cari sampai bandara. Tapi tidak ada," ungkapnya.
Pantai Talise Palu, Sulawesi Tengah (foto: Herman/Okezone)