TANGERANG - Lina (30) warga Kampung Kadusirung, Kabupaten Tangerang, mengatakan, sebelum ada peristiwa tanah bergerak dia mengaku mendengar suara petir yang cukup keras.
"Hujannya emang agak lama itu, enggak ngerasa ada getaran apa-apa sih. Baik-baik aja, cuma emang ada suara petir keras banget gitu sebelumnya," ujar Lina saat ditemui Okezone, Selasa (16/10/2018).
Lina mengaku takut usai mengetahui adanya kejadian tanah bergerak tersebut, pasalnya akhir-akhir ini bencana alam seringkali terjadi.
"Ya kita mah khawatir, soalnya kan tiba-tiba gitu tanahnya pada amblas, pas lagi hujan juga kan soalnya," tuturnya.
(Baca juga: Tanah Bergerak Gegerkan Warga Tangerang, Sebuah Rumah Rusak)

Sementara itu, Ketua RT 04 Maryadi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada sore hari.
"Kira-kira jam 4 kejadiannya. Yang retak itu jalan warga, jadi sekarang karena ada perbaikan langsung dari Bina Marga, akses jalannya kita tutup sementara," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, warga kampung Kadusirung digegerkan dengan peristiwa tanah bergerak. Adanya kejadian tersebut membuat jalan warga retak dengan kedalaman sekitar 2 meter, serta panjang sekitar 40 meter. Selain itu, peristiwa ini juga menyebabkan sebuah rumah warga retak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bina Marga belum mengetahui apa penyebab keretakan dan amblasnya tanah tersebut. Namun sejauh ini, Bina Marga telah melakukan perbaikan kerusakan, berupa pengecoran jalan.

(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.