SPESIES satwa langka di Indonesia saat ini semakin mendekati ambang kepunahan. Ini disebabkan maraknya kasus perburuan, perdagangan dan pemeliharaan ilegal terhadap satwa yang dilindungi. Hal inilah yang mendorong Pertamina memberikan perhatian lebih pada keberadaan dan keberlangsungan satwa liar terlindungi.
Salah satu upaya nyata yang diperbuat Pertamina adalah dengan menggandeng Jakarta Animal Aid Network (JAAN) yang fokus pada konservasi elang bondol, Taman Nasional Kepulauan Seribu, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pertamina mendukung konservasi elang bondol di Pulau Kotok, Kepulauan Seribu dengan fasilitas pelestarian elang seperti kandang breeding, kandang sanctuary, pusat edukasi, dan fasilitas lainnya.

Pulau Kotok tidak hanya sekadar tempat rehabilitasi elang bondol tetapi juga menjadi kawasan konservasi minat khusus. Kunjungan wisatawan maupun donasi juga diharapkan meningkat sehingga edukasi dan program riset dapat dilakukan.
Selain itu, Pertamina juga membantu upaya transplantasi terumbu karang di Pulau Kotok dengan metode biorock. Selain elang bondol, Pertamina juga membantu konservasi Gajah Sumatera di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli Parapat, Simalungun, Sumatera Utara. Kawasan dengan luas 1.900 hektar ini telah diresmikan menjadi camp pengembangan konservasi gajah.
Bantuan yang diberikan meliputi pembangunan area pakan gajah di area arboretum seluas satu hektar untuk memenuhi kebutuhan pakan gajah sebanyak 300-400 kg per hari. Kemudian Pertamina menyediakan CCTV dan perangkat monitoring untuk memantau pergerakan dan keamanan gajah. Bantuan lainnya berupa obat-obatan, baik berupa vitamin maupun antibiotik yang diperlukan agar gajah tetap sehat, tidak mudah stress dan meningkatkan peluang untuk reproduksi. Termasuk penyediaan kendaraan roda tiga untuk mengangkut pakan dari lokasi area pakan ke lokasi konservasi yang berjarak dua kilometer.
Program Pertamina dalam melestarikan keanekaragaman hayati ini disusun secara berkelanjutan. Konservasi elang bondol akan berlanjut hingga 2021 dengan sejumlah program kegiatan. Pada 2019 direncanakan kegiatan geo tagging, lomba dongeng konservasi, pengawetan penyu, dan rangkaian kampanye melalui internet. Pada 2020 akan dibuat film dokumenter,penyusunan buku Save DKI Mascot, pelepasan elang hasil breeding, dan pembuatan kolam pelepasliaran penyu. Sementara penetapan Duta Elang Bondol dan World Bird Festival ditargetkan pada 2021. Sedangkan Gajah Sumatera, pada 2019, akan dimulai pembangunan biogas kotoran gajah dan pemberdayaan ekonomi kader kelompok peduli gajah.
Buku Kehati Gajah, pembuatan film dokumenter, serta rehabilitasi hutan alami habitat gajah akan dilaksanakan pada 2020 sehingga di 2021 tercipta ekosistem ideal untuk perkembangbiakan gajah dan peluncuran ekowisata ilmiah gajah. Untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan dan melestarikan keanekaragaman hayati, termasuk menggalang dana untuk konservasi Gajah Sumatera dan Elang Bondol, Pertamina akan menggelar “Pertamina Eco Run” pada 9 Desember 2018 di Q-Big, BSD, Tangerang.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.