
Pindad pernah membangun Tank Anoa, sementara FNSS pernah membangun infanteri fighting falcon. "Jadi mereka benar-benar membantu untuk sama-sama mengembangkan kendaraan tank ini," tuturnya.
Pada tahun 2015, mulai berlangsung tahap desain, kemudian 2016 tahap engineering secara detail dengan memantapkan beberapa produksi, tahun 2017 sudah keluar tanknya, sehingga benar-benar 1,5 tahun dirancang dari nol bagaimana spesifikasinya bersama TNI dan dapat digunakan pada HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten pada 2017 lalu.
Kemudian Oktober 2018, tank sudah diuji coba dan mendapat sertifikat layak dari TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pertahanan RI. Pembeda tank ini dengan tank-tank lainnya, kata Windhu, adalah tank harimau yang benar-benar dirancang untuk tank kombatan, bukan dikembangkan dari platform tank sebelumnya.
"Artinya, memang nantinya akan digunakan untuk pakem pertempuran yang akan digunakan untuk melawan tank yang sejenis dengan mengikuti teknologi masa kini," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.