nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lion Air Senggol Tiang Bandara, YLKI: Kemenhub Harus Bergigi Jatuhi Sanksi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 07:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 09 337 1975350 lion-air-senggol-tiang-bandara-ylki-kemenhub-harus-bergigi-jatuhi-sanksi-P81f2c700C.jpg Sayap Lion Air JT-633 rusak usai senggol tiang koordinat bandara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memberikan sanksi tegas kepada manajemen Lion Air terkait insiden pesawat dengan nomor penerbangan JT-633 rute Bengkulu-Jakarta yang menyenggol tiang koordinat di Bandara Fatmawati-Soekarno, pada Rabu, 7 November 2018 lalu.

Ketua YLKI, Tulus Abadi mengatakan, Kemenhub harus menunjukkan taringnya sekaligus membuktikan jika mereka tidak "lembek" terhadap maskapai berlogo singa terbang itu.

“Intinya, Kemenhub harus lebih bergigi dalam pengawasan terhadap Lion Air dan sanksi yang juga bergigi,” ujarnya kepada Okezone di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, sanksi yang diberikan kepada Lion Air selama ini oleh pemerintah masih terlampau ringan. Sehingga, akan sulit menimbulkan efek jera.

(Baca juga: Sayap Lion Air JT-633 Rusak Usai Senggol Tiang Koordinat Bandara Bengkulu)

Padahal, operator penyedia layanan transportasi udara itu telah berulang kali melakukan kelalaian yang membahayakan keselamatan penumpang seperti yang dialami pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Sayap Lion Air

”Berbagai pelanggaran telah membuktikan bahwa ada persoalan serius pada Lion Air yang mengancam keselamatan konsumen dan penerbangan,” kata Tulus menandaskan.

(Baca juga: Kemenhub Investigasi Insiden Sayap Lion Air Tabrak Tiang di Bandara Bengkulu)

Sebelumnya, ratusan penumpang maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-633, rute Bengkulu - Jakarta, batal berangkat, pada Rabu, 7 November 2018 lalu. Penyebabnya, sayap sebelah kiri pesawat dengan jadwal penerbangan sekira pukul 18.20 WIB itu menyenggol tiang koordinat di Bandara Fatmawati - Soekarno, tepatnya di depan VIP room.

Tiang koordinat itu disenggol saat pesawat hendak menuju landasan hubung taxiway dari parkiran 4 bandara. Sementara penumpang yang sudah berada di atas pesawat terpaksa diturunkan untuk kembali ke ruang tunggu dan akhirnya diberangkatkan menggunakan pesawat pengganti.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini