“Kerja sama itu sudah dimulai baik secara multilateral maupun bilateral antara Rusia dan salah satu negara Islam,” kata Din dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (13/11/2018).
Namun, Din menjelaskan, adalah sangat mendesak untuk ditingkatkan terutama dgn pergeseran geopolitik dan geoekonomi dunia dari Atlantik ke Pasifik dengan munculnya kawasan Asia Timur. Secara khusus kolaborasi Rusia-Dunia Islam perlu mengantisipasi kemunculan China dengan ambisi Belt and Road Iniative-nya. Ambisi tersebut, menurutnya, perlu direspons positif dan menghalanginya agar tidak menjadi kekuatan hegemoni baru di dunia.
“Dalam kaitan ini, hubungan Rusia-Dunia Islam perlu berlanjut pada kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan meningkatkan investasi masing-masing,” katanya.

Ia melanjutkan, dalam bidang pendidikan tinggi terutama dengan saling tukar-menukar mahasiswa dan dosen, serta kerja sama dalam bidang pengkajian dan penelitian.