
"Bagus-bagus saja untuk mengingatkan bahwa dia harus ikut berperan dalam membangun bangsa dan negara, tapi jangan kemudian menjadi gerakan politik tertentu untuk apa namanya merobohkan, untuk mengganggu pemerintahan yang ada," ucapnya.
"Saya kira asal tidak dalam arti seperti itu itu silaturahmi biasa saja saya kira bagus saja," imbuhnya.
Aksi 212 pertama kali digelar pada 2016 sebagai bagian dari Aksi Bela Islam berjilid-jiid di tahun itu. Aksi dipicu oleh pernyataan Basuki Tjahaha Purnama alias Ahok saat itu. Gubernur DKI Jakarta yang kembali mencalonkan diri di Pilgub DKI tersebut menyitir salah satu ayat di surat Al Maidah.
Belakangan Ahok terbukti melakukan penodaan agama karena pernyataannya sehingga dipenjara dua tahun. Saat ini ia masih menjalani hukuman penjara sejak Mei 2017 lalu.