nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Kabur dari Razia, Pelajar di Tapanuli Tengah Hilang Terseret Arus Sungai

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 20:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 15 608 1978443 gara-gara-kabur-dari-razia-pelajar-di-tapanuli-tengah-hilang-terseret-arus-sungai-6uNVu0lyjv.jpg Proses pencarian Tamba yang terbawa arus sungai (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN - Seorang pelajar berinisial MT alias Tamba (17), dinyatakan hilang setelah terseret derasnya arus Sungai Sibuluan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Kamis (15/11/2018).

Tamba yang merupakan warga Desa Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng itu, terseret arus sungai saat berusaha melarikan diri dari kejaran petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang tengah merazia para siswa yang membolos sekolah.

Tamba awalnya tengah berkumpul bersama rekan-rekannya sesama pembolos di sekitar kawasan Hutadolok, Sibuluan Nalambok, Tapanuli Tengah. Sejurus kemudian, petugas Satpol PP yang sedang merazia lalu datang dan mengejar mereka. Tamba dan rekan-rekanya kemudian kabur ke hutan ke arah Desa Ramba Goring-Goring.

"Saat akan melarikan diri itu, mereka menyebrangi Sungai Sibuluan menuju kawasan Sibuluan Nauli. Sayangnya korban hanyut dan hilang terseret arus sungai," jelas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Sibolga, Beni Setiawan.

(Baca Juga: Bolos Sekolah, Siswa SMP Tenggelam di Kolam Telagaherang)

Beni menyebutkan, saat ini mereka sudah membentuk tim untuk melakukan pencarian terhadap korban. Mereka telah mulai melakukan penyisiran di permukaan sungai hingga ke dalam air dengan memanfaatkan perahu karet dan alat selam.

"Kita juga dibantu teman-teman dari TNI dan Polri. Sampai sore ini belum kita temukan, sehingga terpaksa kita hentikan sementara. Besok kita lanjutkan lagi pencarian, karena tidak efektif melakukan pencarian pada malam hari," sebutnya.

Beni mengaku, proses pencarian korban tidak akan berjalan mudah. Hal itu karena aliran Sungai Sibuan merupakan jalur aliran ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansihaporas Sibolga.

"Saat ini air masih tenang. Karena bendungan Sipansihaporas belum terbuka. Kalau nanti terbuka arusnya pasti akan sangat deras," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini