nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habitat Kebanjiran, Belasan Gajah Sumatera Masuk Perkebunan Warga

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Senin 19 November 2018 16:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 19 340 1979904 habitat-kebanjiran-belasan-gajah-sumatera-masuk-perkebunan-warga-3VzwUrNk0A.jpg Ilustrasi

PEKANBARU - Belasan ekor gajah Sumatera memasuki kawasan perkebunan warga di Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Masuknya satwa bernama latin Elephas Maxsimus Sumatranus di dekat rumah warga karenakan hujan dalam beberapa pekan ini.

Kepala Seksi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKDA) Riau, Heru Sutmantoro mengatakan bahwa jumlah gajah yang mendekati pemukiman itu berjumlah 11 ekor. Faktor masuknya gajah ke perkebunan karena banjir melanda sebagian besar wilayah Kampar, termasuk habitat dari para gajah.

"Di mana mana saat ini banyak genangan air khususnya daerah pelintasan gajah. Jadi gajah harus pindah mencari tempat yang tidak ada banjir," kata Heru Sutmantoro kepada okezone Senin (19/11/2018).

 Hasil kebun warga diinjak-injak kawanan gajah di Kampar, Riau (Foto: Banda/Okezone)

Gajah gajah tersebut memakan hasil perkebunan warga seperti kelapa sawit dan umbi-umbian. Pihak BBKSDA mendapat laporan warga tadi pagi. Pihaknya pun bergerak ke lokasi.

Sampai di lokasi memang banyak jejak kaki gajah. Di lokasi juga ditemukan sawit, ubi yang dimakan gajah. Namun tim sampai sore ini belum menemukan gajah tersebut.

"Sebelas gajah tersebut selama ini hidup berpindah pindah dari Pekanbaru ke Kampar dan ke Siak. Jadi semua daerah perlintasan jika ada tanaman yang mereka makan, karena itu awalnya adalah kawasan untuk gajah," imbuhnya.

Pihak BBKSDA mengimbau kepada warga agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum kepada hewan bertubuh bongsor itu. Ini karena hewan tersebut merupakan satwa yang dilindungi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini