nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dihantam Kerusuhan, Prancis Umumkan Penundaan Kenaikan Pajak BBM

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 15:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 04 18 1986698 dihantam-kerusuhan-prancis-umumkan-penundaan-kenaikan-pajak-bbm-EkdAeCwxSk.jpg Demonstran yellow vest dalam kerusuhan menentang kenaikan pajak bahan bakar di Paris, 2 Desember 2018. (Foto: AFP)

PARIS – Pemerintah Prancis akan menunda rencana kenaikan pajak bahan bakar menyusul serangkaian demonstrasi penolakan yang berujung dengan kerusuhan dalam beberapa pekan terakhir.

Diwartakan Reuters Selasa (4/12/2018), Perdana Menteri Prancis , Edouard Philippe akan mengumumkan penundaan itu pada Selasa. Menurut seorang sumber, ini adalah pertama kalinya Presiden Emmanuel Macron membatalkan kebijakan besarnya sejak menjabat pada 2017.

BACA JUGA: Protes Kenaikan Harga BBM di Paris, Ratusan Pedemo Akan Diadili

Demonstrasi rompi kuning yang dimulai pada 17 November menyatakan penolakan terhadap pajak bahan bakar diesel yang akan diberlakukan pemerintahan Macron. Pemerintah Prancis menganggap kebijakan itu penting guna melindungi lingkungan dan mencegah perubahan iklim.

Nama demonstrasi itu diambil dari “rompi kuning”, jaket fluorescent yang merupakan salah satu kelengkapan wajib di setiap mobil di Prancis.

BACA JUGA: Kerusuhan Prancis: Perempuan Manula Tewas, Perunding Dapat Ancaman Pembunuhan

Namun, demonstrasi tersebut berubah menjadi kerusuhan dan pemberontakan anti-Macron yang kebijakan-kebijakannya hanya menguntungkan kalangan kaya Prancis.

Protes di Paris pada Sabtu pekan lalu diwarnai dengan kerusuhan besar yang membuat ibu kota layaknya medan perang. Monumen bersejarah dan ikonik Prancis, Arc de Triomphe dirusak dan jalan-jalan di luar Champs Elysees juga tidak luput dari sasaran amuk massa. Kerugian akibat demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi diperkirakan mencapai jutaan euro.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini