nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habib Bahar: Jangankan Jokowi yang Jadi Pemimpin, Bapak Saya Pun Kalau Salah Saya Kritik

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 11:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 04 337 1986548 habib-bahar-jangankan-jokowi-yang-jadi-pemimpin-bapak-saya-pun-kalau-salah-saya-kritik-C59HvAsOpm.jpg Habib Muhammad Bahar bin Smith. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Pendakwah muda Habib Muhammad Bahar bin Smith menyangkal telah menghina Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, kritikan keras dalam ceramahnya ditujukan kepada jabatan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia (RI).

"Intinya saya katakan tidak pernah menghina pribadinya (Jokowi). Saya mengkritik (dia) sebagai presiden, pemimpin, penguasa," kata Habib Bahar saat berbincang dengan Okezone, Selasa (4/12/2018).

Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Bogor tersebut menjelaskan bahwa isi ceramah yang dilaporkan Jokowi Mania (Joman) dan Cyber Indonesia semata-mata untuk membela rakyat yang menderita dan kesusahan. Sehingga, Bahar menyerahkan benar atau tidaknya isi ceramahnya kepada ‎umat.

"Jadi biarin saja, umat yang nilai mana yang benar, apakah mereka yang laporkan saya, mereka yang berada di pihak kekuasaan, rezim dan pendukung, atau saya yang berada di pihak rakyat susah dan kelaparan. Jadi kita lihat saja," kata dia.

(Baca juga: Habib Bahar bin Smith Pilih Membusuk di Dalam Penjara Ketimbang Minta Maaf)

Habib mengaku akan terus mengkritik siapapun yang salah. Bukan hanya Jokowi, tapi seluruh pemimpin yang menzalimi rakyatnya.

"Jangankan Jokowi yang jadi pemimpin atau penguasa, kalau salah ya kita salahkan. Walaupun orang tua saya. Andaikan presidennya bapak saya, terus kemarin didatangi sama umat Islam kaya begitu, terus lari, ya saya bilang 'banci' walaupun bapak saya sendiri," kata dia.

Habib Bahar bin Smith.

Habib Bahar menolak meminta maaf terkait ceramahnya yang diduga telah menghina Jokowi. Pemimpin Majelis Pembela Rasullah tersebut justru memilih membusuk di dalam penjara ketimbang minta maaf atas isi ceramahnya. ‎

Ceramah yang dilapoan adalah saat Habib Bahar memberikan materi di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 17 November 2018 di kawasan Batu Ceper, Tangerang.

Habib Bahar dianggap menghina Jokowi karena menyebut kepala negara tersebut 'banci'.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini