nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lembaga Adat Melayu Riau Tegaskan Penyematan Gelar ke Jokowi Tidak Terkait Pilpres 2019

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 15:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 04 337 1986703 lembaga-adat-melayu-riau-tegaskan-penyematan-gelar-ke-jokowi-tidak-terkait-pilpres-2019-TFvJYJr4X5.jpg ilustrasi

JAKARTA - Lembaga Adat Melayu Riau menegaskan penyematan gelar adat tidak berkaitan dengan dukungan pada Pilpres 2019. Gelar adat itu murni diberikan kepada Joko Widodo (Jokowi) karena kerja nyatanya sebagai Presiden untuk masyarakat Riau.

"Tidak (tak terkait Pilpres 2019). Kami murni secara adat. Kami tak masuk ke ranah politk," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Datuk Syahril Abubakar usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Syahril menegaskan bahwa penganugerahan gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Jokowi murni datang dari aspirasi masyarakat adat melayu Riau. Gelar tersebut juga sebagai pengingat bagi Jokowi telah membantu masyarakat Riau.

Ia pun memaparkan beberapa kebijakan pemerintahan Jokowi yang menyentuh langsung ke masyarakat. Misalnya, menghilangkan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

(Baca Juga: Terima Masyarakat Adat Melayu Riau, Jokowi Kembali Diberi Gelar)

Kemudian, pengambilalihan saham Blok Rokan. Blok itu kini dikelola PT Pertamina (Persero) yang bekerja sama perusahaan daerah.

Jokowi juga telah menggencarkan sertifikasi tanah kepada kelompok masyarakat. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

Adapula Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penataan Kembali Perkebunan Kelapa Sawit. Kebijakan itu dinilai membuat masyarakat adat bisa memiliki berhektare-hektare lahan kelapa sawit.

"Masyarakat adat sudah terbantu dengan kebijakan-kebijakan yang kita lihat sangat menguntungkan masyarakat adat," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini