Ma'ruf Amin: Teror KKB Tak Boleh Menyetop Pembangunan di Papua

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 00:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 06 605 1987886 ma-ruf-amin-teror-kkb-tak-boleh-menyetop-pembangunan-di-papua-rJPXBOJ2dP.jpg KH Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, mengatakan penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, tidak boleh menghentikan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih tersebut.

Menurut Ma’ruf, selama ini langkah yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun infrastruktur di Papua sudah sesuai harapan masyarakat. Ia pun berharap TNI dan Polri cepat menyelesaikan persoalan itu agar pembangunan tidak terhenti.

"Jadi jangan sampai karena adanya kasus penembakan itu kemudian menimbulkan keraguan untuk dilanjutkan. Terus dilanjutkan supaya masyarakat dengan perlindungan, mereka aman, dan sejahtera," kata Ma'ruf ketika berada di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 6 Desember 2018.

(Baca juga: Jokowi Sebut Penembakan oleh KKB Tak Akan Surutkan Pembangunan Papua)

Mantan Rais Aam PBNU itu menyebut teror yang terjadi di Papua harus segera dihentikan dan tidak boleh terulang lagi di kesempatan lain. Selain itu, Ma’ruf juga menekankan bahwa pengamanan di Papua harus diperketat.

"Perlindungan kepada warga/masyarakat Papua harus lebih diketatkan, karena ini sifatnya perlindungan terhadap warga bangsa," ucap dia.

Lebih lanjut ia menjelasksn, pemerataan pembangunan di sana harus tetap dilaksanakan. Pemerintah, kata Ma’ruf, tak boleh kalah dengan gerakan teror tersebut.

"(Pembangunan) untuk menghilangkan kesenjangan disparitas antara daerah terutama daerah di Papua, dan itu yang selama ini menjadi hambatan," ungkapnya.

(Baca juga: Panglima TNI Tegaskan Bakal Tangkap dan Adili KKB Papua Sesuai Hukum di Indonesia!)

Sebagaimana diketahui, sejumlah korban selamat dari penembakan KKB di Nduga, Papua, berhasil dievakuasi ke Bandara Mozes Kilangin Timika pada Kamis 6 Desember siang. Para pekerja tersebut dibawa menggunakan helikopter milik TNI AD. Kedatangan para korban dijemput langsung Panglima TNI dan Wakapolri.

Setelah tiba di Bandara Mozes Kilangi Timika, tujuh korban diberi penanganan medis oleh tim gabungan TNI-Polri. Selanjutnya, mereka dibawa ke Pos Pelayanan Polres Mimika.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Papua AKBP Suryadi Diaz mengatakan, selain tujuh korban selamat, sembilan jenazah korban penembakan KKB di Nduga juga telah tiba di Hanggar Mozes Kilangin pada pukul 12.00 WIT kemarin.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini