nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Prancis Janjikan Pengamanan Ketat dalam Aksi Protes pada Sabtu Besok

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 03:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 07 18 1987910 pm-prancis-janjikan-pengamanan-ketat-dalam-aksi-protes-pada-sabtu-besok-Y6VK2CEGWY.jpg Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe. (Foto: AFP)

PERDANA Menteri Perancis Edouard Philippe menjanjikan langkah-langkah pengamanan khusus dalam aksi protes yang direncanakan berlangsung pada Sabtu 8 Desember 2018 di ibu kota Paris dan berbagai lokasi lain di negara itu. Pengamanan diberikan di tengah-tengah munculnya kekhawatiran bahwa kelompok-kelompok radikal dan pembuat onar bakal memanfaatkan aksi itu untuk memicu kerusuhan.

Berbicara di hadapan parlemen, Kamis 6 Desember 2018, Philippe mengatakan pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengamankan demonstrasi, termasuk menghadirkan petugas keamanan tambahan untuk memperkukuh kekuatan 65.000 tentara dan polisi yang telah dikerahkan sebelumnya di berbagai penjuru Prancis.

Philippe menyarankan agar para demonstran "jaket kuning" diam di rumah untuk mencegah hadirnya orang-orang yang akan menunggangi aksi protes mereka. Demonstrasi di Paris, Sabtu lalu, menimbulkan kerusuhan dan penjarahan.

Demonstran

Ia juga memuji para pemimpin serikat buruh dan pejabat pemerintah setempat yang mendukung seruan pemerintah agar masyarakat mengambil sikap tenang.

Philippe mengakui konsesi dramatis pemerintahnya pekan ini terkait kenaikan pajak bahan bakar yang memicu gerakan protes, tidak menjawab semua keprihatinan para demonstran.

Menyusul demo berkepanjangan di Prancis, partai-partai oposisi sayap kiri mengusahakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah Presiden Emmanuel Macron. Partai Sosialis, partai ekstrem kiri Defiant France dan Partai Komunis, berencana mengesampingkan perselisihan mereka dan akan bersama-sama mengajukan permohonan itu ke parlemen, atau Majelis Nasional, pada Senin mendatang.

Jika diterima, parlemen akan melangsungkan pemungutan suara mosi tidak percaya dalam waktu 48 jam setelah itu.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini