
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Katolik Republik Indonesia Karolin Margaret Natasa mengatakan, sebagai generasi muda, harus terus menjadi bagian dari penjaga dan pengawal Pancasila.
Saat ini menurut Bupati Landak Provinsi Kalimantan Barat itu, situasi politik saat ini sudah sangat mengganggu dan bahkan meresahkan bangsa ini. Pancasila mulai diganggu hanya demi sebuah kepentingan politik pemilu dan pemilu kepala daerah.
Baca juga: Aksi Lucu Cucu Jokowi, Langsung Hormat saat Kakeknya Nyanyi 'Indonesia Raya'
Dirinya menambahkan, setiap pemberitaan di media massa kasat mata terlihat jelas kalau Pancasila sedang diganggu. Untuk itu, sebagai bagian dari komponen bangsa, Pemuda Katolik Indonesia harus mengambil peran sebagai penjaga dan pengawal NKRI yang berlandas Pancasila.