nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agar Peristiwa Serupa Tak Terulang, Petugas yang Bantu Napi Rutan Cipinang Kabur Harus Dipecat

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 19:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 09 338 1988904 agar-peristiwa-serupa-tak-terulang-petugas-yang-bantu-napi-rutan-cipinang-kabur-harus-dipecat-Xrl63lOxm7.jpg ilustrasi.

JAKARTA – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan, meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memecat sipir perempuan berinisial YH karena diduga membantu napi Rutan Kelas 1 Cipinang kabur.

“Kalau ada terbukti oknum yang bantu (napi melarikan diri-red) harus diproses. Apalagi dia ikut bersekongkol dan dapat sesuatu dari perilakunya. Kita minta Polri berikan hukuman yang berat dan kepada Menkumham tegas dan pecat saja oknum yang terlibat," ujar Edi saat dihubungi Okezone, Minggu (9/12/2018).

Menurutnya, tindakan tegas itu perlu diambil agar kasus serupa tak terulang lagi di kemudian hari. "Jangan sampai ulahnya dicontoh pegawai lainnya," ucapnya.

Ia pun mendesak agar napi kasus narkoba, Muhammad Said Harahap, yang kabur itu dapat segera ditangkap. Kaburnya Said sendiri diketahui ketika dilakukan penghitungan jumlah napi di Rutan Kelas 1 Cipinang pada Jumat, 7 Desember 2018.

Selain itu, terkait adanya Rutan Cipinang yang overload, ia berharap Kemenkumham dapat menyiapkan sarana dan prasarana tambahan. Itu karena menurutnya, ada ledakan tersangka dalam kasus narkoba di Rutan Cipinang sehingga perlu langkah antisipasi.

Ilustrasi

" 80 porsen napi dalam rutan adalah narkoba. Kita minta pemerintah ke depan perlu menyiapkan rutan yang banyak," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Ade Kusmanto dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa YH sudah diserahkan ke Polda Metro Jaya, setelah dijemput dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Pihak Rutan Klas 1 Cipinang menyerahkan pegawai tersebut untuk dilakukan penahanan dan pengembangan perkaranya kepada pihak Polda Metro Jaya,” ujar Ade Kusmanto.

(Baca Juga : Dibantu Pegawai Wanita, Begini Kronologi Napi Rutan Cipinang Kabur)

Kepada petugas, YH mengakui membantu pelarian Muhammad Said dengan dimasukkan ke dalam mobilnya. Aksi ini diketahui sudah direncanakan sejak sebulan lalu.

“Saat ini sedang didalami apa yang menjadi motif pegawai tersebut turut serta membantu pelarian warga binaan atas nama Muhammad Said Harahap,” tukas Ade Kusmanto.

(Baca Juga : Pegawai Wanita yang Bantu Kabur Napi Rutan Cipinang Diserahkan ke Polda Metro)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini