nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Balada Jalur Pantura Kaligawe: Banjir, Mesin Mogok dan Kemacetan Parah

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 08:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 09 512 1988743 balada-jalur-pantura-kaligawe-banjir-mesin-mogok-dan-kemacetan-parah-vpvucHOJVZ.jpg (Foto: Taufik Budi/Okezone)

SEMARANG – Beberapa hari terakhir, pengendara sebisa mungkin menghindari jalur pantura Kaligawe Semarang, Jawa Tengah. Pengendara tak hanya dihadapkan kemungkinan mesin mogok akibat banjir, tetapi juga kemacetan parah.

“Kalau saya rajin mengecek dari teman-teman sebelum melintas di Kaligawe. Dari beberapa hari kemarin kan banjir terus. Makanya kita antisipasi sendiri saja sebelum melintas, jangan sampai mobil mogok, dan terjebak macet,” kata seorang pengendara bernama Arief, Sabtu (8/12/2018).

Foto: Taufik Budi/Okezone

Sebagai pengemudi taksi online, bapak empat anak itu hampir tiap hari melintasi jalur utama yang menghubungkan Surabaya-Jakarta tersebut. Tidak hanya sekali, dia kerap bolak-balik membawa penumpang dari Demak ke Semarang lewat sana.

“Sebetulnya jalur ini (pantura) enak sekali. Lurus, mulus, dan lebar. Tapi setelah banjir ini, seringkali macet. Lebih parahnya banjir juga mengakibatkan lubang-lubang jalan. Bahaya banget jika kita enggak tahu karena tertutup banjir, bisa langsung terperosok,” lugasnya.

(Baca juga: Cerita Warga Semarang yang Rumahnya Mendadak Terendam Banjir 1 Meter)

Agar tak mengecewakan penumpangnya, Arief harus pintar-pintar mencari jalur tikus demi menghindari banjir. Dia harus melalui jalur memutar hingga memakan waktu lama untuk mengantarkan penumpang ke lokasi tujuan.

“Biasanya dari polisi kan mengarahkan ke jalan tertentu yang bebas banjir, tapi ya kita kena macet di situ karena semua kendaraan dialihkan ke sana. Apalagi kalau jam pulang sekolah, habis hujan, dan malam biasanya macet lebih lama,” kata dia.

Sementara itu Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin, menyampaikan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur pantura Kaligawe. Polisi harus turun dalam genangan banjir untuk mengarahkan pengendara agar tak terperosok ke lubang.

Foto: Taufik Budi/Okezone

Seperti pada malam hari ini selepas hujan deras mengguyur, banyak warga yang keluar rumah untuk melanjutkan perjalanan. Akibatnya, arus lalu lintas padat merayap baik di jalur Demak-Semarang maupun sebaliknya.

“Dari Semarang menuju Kota Demak cukup padat sekali, dikarenakan di depan Polytron ada pengaspalan dan pengurukan jalan karena lubang cukup besar. Jajaran Polsek Genuk tadi sudah mengecek dan terakhir untuk pekerja pengaspalan sudah selesai,” jelas Zaenul.

Menurutnya, polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk memecah kepadatan kendaraan dengan mengalihkan mobil-mobil pribadi ke Jalan Wolter Monginsidi. Sementara truk-truk besar masih diizinkan melaju melalui jalur Kaligawe.

“Dari simpang Genuksari terpantau arus yang dari Jalan Wolter Monginsidi cukup padat karena weekend,” tukas pria yang pernah menjabat sebagai Kasatpolair Polres Demak itu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini