nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sampah Kasur, Lemari hingga Kulkas Jadi Penyebab Banjir di Kaligawe

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 20:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 09 512 1988928 sampah-kasur-lemari-hingga-kulkas-jadi-penyebab-banjir-di-kaligawe-7sQNmbSm1B.jpg Banjir Semarang (Foto: Okezone)

SEMARANG – Banjir besar yang merendam ratusan rumah di Kaligawe Semarang Tengah ternyata akibat penumpukan sampah di sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Beragam jenis sampah dibuang sembarangan oleh warga hingga menyumbat arus sungai.

“Limpasan (banjir) kemarin sudah ketahuan, bukan bandang tapi air tidak bisa mengalir karena tersumbat sampah,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat meninjau lokasi kejadian banjir di Kaligawe, Minggu (9/12/2018).

“Saya minta tolong dong warga jangan buang sampah di sini lah, mereka yang ada di hulu (sungai). Ini ada kasur, ada lemari, ada kayu, semuanya ini, ada kulkas juga. Semuanya masuk ke sini. Tolonglah jangan dibuang ke sini kita menghadapi bencana bersama-sama,” tukas dia.

Dia menegaskan, pemerintah segera melakukan langkah pembersihan sampah yang memenuhi sungai. Pengerukan sampah itu akan melibatkan Pemkot Semarang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang akan dimulai hari ini.

“Problem terbesar limpasan kemarin adalah jembatan ini tersumbat oleh sampah yang massif. Maka tindakan darurat adalah mengeruk sampah ini. Pemkot Semarang punya peralatan baru yang akan di-standby-kan di sini. Dan kita akan cek BMKG sejauh mana cuacanya,” tandas Ganjar.

Banjir

Baca Juga: Balada Jalur Pantura Kaligawe: Banjir, Mesin Mogok dan Kemacetan Parah

Sekadar diketahui, banjir bandang yang menerjang rumah-rumah di sekitar sungai BKT, pada Sabtu 8 Desember pukul 07.30 WIB. Air sungai meluap melalui tanggul yang pembangunannya belum kelar di ujung jembatan Kaligawe.

Dalam waktu singkat, perkampungan itu berubah menjadi lautan air. Ketinggian air yang merendam rumah warga dengan ketinggian bervariasi hingga mencapai satu meter. Terdapat ratusan rumah di kawasan itu yang terendam banjir akibat air luapan sungai.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini