Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sleman

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 12 Desember 2018 |14:07 WIB
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sleman
Ilustrasi Terorisme (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris berinisial IA di Dusun Krapyak, Kelurahan Sidoarum, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam operasi ini, petugas menangkap empat orang lainnya termasuk IA. Namun, yang sudah dilakukan penahanan sampai saat ini hanya IA seorang. Sisanya sedang dilakukan pendalaman.

"Penangkapan seorang yang diduga pelaku terorisme oleh Densus 88," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2018).

Dedi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, IA merupakan warga pendatang yang berasal dari Indramayu, Jawa Barat bukan warga asli Sleman.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Pemuda Terduga Teroris di Kalimantan Barat

Teroris

Menurut Dedi, penahanan terhadap IA dilakukan untuk pengembangan kasus dugaan terorisme yang disangkakan pada yang bersangkutan.

“Sekarang tersangka dalam penyidikan,” ujar Dedi.

Dalam hal ini, Dedi menyatakan, IA masih berkaitan dengan jaringan atau kelompok teror yang sebelumnya pernah diungkap oleh Densus 88. Dia menjelaskan, tindakan penangkapan dan penahanan ini dilakukan dalam rangka upaya preventif atau pencegahan aksi terorisme terjadi.

“(Pengembangan) dari beberapa kasus yang sudah kami amankan sebelumnya, terus dikembangkan jaringannya. Kalau ada indikasi kuat dia akan melakukan teror maka akan ada langkah preventif Densus 88 lakukan penangkapan,” tutup Dedi.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement