Namun, kata Rifai, saat dilakukan pemeriksaan oleh Inafis Polrestabes Bandung tidak menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh Eril. "Hasil visum, tidak ditemukan tanda kekerasan," ujar Rifai.
Belum diketahui penyebab kematian Eril. Pihak keluarga pun enggan melakukan autopsi terhadap jasadnya. Belakangan diketahui, Eril memiliki riwayat penyakit asma.
(Baca Juga: Civitas ITB Turut Berduka atas Meninggalnya Eril Arioristanto Dardak)
Eril diketahui merupakan mahasiswa tingkat 4 di Institute Teknologi Bandung (ITB). Dia tinggal seorang diri dengan mengekos di Bandung, Jawa Barat.
Jasad Eril pun telah di bawa oleh pihak keluarga semalam tadi. Penelusuran wartawan di tempat kos Eril, tidak ada seorang pun yang dapat memberikan keterangan, termasuk pengelola kos. Wartawan juga diminta untuk tidak mengambil foto atau video di lingkungan kos tersebut.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.