LONDON – Penerbangan di bandara Gatwick London masih ditangguhkan pada Kamis pagi, lima jam setelah bandara tersibuk kedua di Inggris itu menghentikan aktivitas penerbangan mereka untuk menyelidiki laporan terkait dua pesawat tak berawak (drone) yang terbang di atas lapangan terbangnya dan menyebabkan gangguan bagi para penumpang beberapa hari sebelum periode liburan Natal.
Diwartakan Reuters, Kamis (20/12/18), pihak bandara mengatakan, pesawat tidak dapat berangkat, sementara sejumlah penerbangan yang dijadwalkan mendarat dialihkan ke bandara lain.
Pihak Gatwick meminta maaf melalui twitter kepada para penumpang yang terkena dampak dari kejadian ini. Pihak bandara juga menambahkan bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama.
Mereka menyarankan para penumpang yang akan terbang untuk memeriksa status penerbangan mereka pada Rabu atau Kamis.
Peningkatan insiden nyaris tabrakan antara drone dan jet komersial telah memicu kekhawatiran keselamatan di industri penerbangan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut UK Airprox Board, di Inggris, jumlah insiden antara drone dengan pesawat lebih dari tiga kali lipat antara 2015 dan 2017, dengan 92 insiden tercatat tahun lalu.
Pihak Gatwick mengatakan ada beberapa laporan tentang penampakan drone di dekat bandara sejak laporan awal dari dua drone pada Rabu. Pernyataan Gatwick tidak memberikan perkiraan untuk dimulai kembalinya penerbangan.
“Kami akan memperbaharuinya ketika kami sudah memiliki kepastian bahwa ini sudah tepat untuk membuka kembali landasan penerbangan,” ujar pihak bandara yang sedang menyelidiki situasi tersebut di samping polisi.
Beberapa penumpang menggunakan Twitter untuk mengekspresikan kekesalan mereka atas situasi tersebut.
"Saya punya dua anak kecil di pesawat dan sebuah kamar hotel di Gatwick yang bisa didapat,” ujar satu penumpang yang penerbangannya dialihkan, mengeluh ke British Airways melalui twitter. Maskapai tersebut sebelumnya mengatakan bahwa situasi itu tidak di dalam kendalinya.
Gatwick berjarak 50 km dari selatan London dan bersaing dengan bandara tersibuk di Eropa, Heathrow, 32 km dari barat London.
"Maskapai penerbangan kami bekerja untuk menyediakan penumpang yang terkena dampak dengan akomodasi hotel atau pengangkutan penumpang yang mendarat di bandara lain ke Gatwick dengan cara lain, dan staf Gatwick mengurus penumpang ada di terminal kami,” demikian disampaikan pihak bandara.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.