BANDUNG - Personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah, dan unsur pendukung lainnya di Jawa Barat siap amankan libur Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 28 ribu personel gabungan pun diturunkan guna mengawal libur akhir tahun ini.
"Dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya besokkan sudah mulai libur, kita yakinkan Jawa Barat pada umumnya sudah siap memberikan perlindungan kepada masyarakat di mana memang Jawa Barat potensi sangat banyak," ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, pada gelar apel pasukan di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (20/12/2018).
Agung pun menyarankan kepada seluruh masyarakat di Jabar, untuk merayakan malam pergantian tahun tidak secara berlebihan. Dari pengalaman tahun sebelumnya, perayaan pergantian tahun berlangsung aman. Berdasarkan pengamatan, tak banyak kegiatan di luar rumah yang menyedot perhatian warga banyak.
"Kita menyebut suka duka tahun baru, tapi memang lebih mengutamakan alangkah baiknya semua aman karena tidak ada yang konvoi-konvoi tahun-tahun sebelumnya," katanya.

(Baca Juga: Begini Skema Pengamanan Natal & Tahun Baru 2019)
Sementara, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengingatkan agar tidak ada unsur-unsur negatif yang dilakukan warga dalam pelaksanaan malam pergantian tahun.
"Pada dasarnya kita tidak ingin menghalangi warga bergembira. Tapi indikatornya itu saja, ada potensi negatif atau merugikan yang lain itu yang akan dijadikan ukuran," kata Emil di tempat yang sama.
Selain itu saat pelaksanaan Natal, Emil mengajak warga Jabar untuk turut serta menjaga keamanan. Dia tak ingin ada permasalahan yang menganggu kekhidmatan umat nasrani dalam merayakan hari besarnya.
"Mengimbau warga lain untuk saling menunjukan rasa kekuatan pancasila untuk mengamankan bila diperlukan. Jadi inilah wajah Pancasila sesungguhnya terjadi di Jawa Barat. Mudah-mudahan semua lancar," katanya.
(Angkasa Yudhistira)